FPI Solo

Desa Kalibagor Banyumas ditahun 2015 ini mendapat kesempatan ikut berpartisipasi dalam Festival Payung Indonesia yang di selenggrakan di Taman Balekambang, Solo. Ada sekitar 20 perwakilan partisipan dari berbagai daerah di indonesia seperti Semarang, Padang Panjang, Bandung, Jakarta, Solo, Bali, Malang, Palu, Bandar Lampung, Yogyakarta, Kota Baubau, Klaten, Karanganyar, Tasikmalaya, Kuantan, Singingi, Riau, Pekalongan dan Banyumas. Festival Payung tahun kedua ini selain dari lokal indonesia, partisipan dari 3 negara pun hadir diantaranya, Thailand, Jepang dan China.

Pengalaman menakjubkan di pameran hari pertama didapatkan rombongan dari Desa Kalibagor, karena memang baru pertama kali ikuti Festival Payung Indonesia, terpantau pengunjung yang berdatangan kebanyakan untuk ajang selfie, bertanya sejarah gunung sari kalibagoran, bertanya berbagai motif payung kertas, kursus singkat melukis payung kertas.

Kreatifitas Tjiptadi Kepala Desa Kalibagor, membuat Payung Kertas inovasi baru dengan Payung Bambu dengan motif Batik Banyumasan. Bisa lebih diterima kalangan muda, terbukti dengan banyaknya pengunjung suka berfoto dengan payung batik banyumasan. Payung Desa Kalibagor, makin populer.

%d blogger menyukai ini: