taman baca cunil

Gedhe Foundation menaruh perhatian terhadap generasi putih merah (sekolah dasar). Pada Minggu (11/10/2015), Editor Content Development Gedhe mendampingi Pelatihan Menulis bagi empat belas siswa sekolah dasar yang domisili di Dusun Cunil, Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.

Gedhe membagi ilmu menulis di Taman Baca KUDI yang dipelopori Apris Nur Rakhmadani. Sebelum menulis, peserta membaca buku yang disukai. Dari buku tersebut, tiga peserta membaca nyaring. Sukarni memandu refleksi dan mencatat hasil refleksi berupa tabel di papan tulis. Setelah selesai, peserta menulis pengalaman membaca tersebut bersama-sama.

Pertama, Anjar (kelas VI) membaca buku berjudul “Aku Bisa Pakai Sepatu”. Dalam buku tersebut, sang tokoh, yaitu Nisa mendapatkan hadiah sepatu dari ayahnya. Dia bergembira, tetapi kakinya sakit saat mencoba sepatu. Setelah diteliti, Nisa memakai sepatu terbalik.

Kedua, Bayu (kenal II) membaca buku berjudul ”Mengenal Allah”. Allah itu Tuhan kita, demikian kesimpulan yang dibacakan Bayu kepada teman-temannya.

Ketiga, Reva (Kelas V) membaca buku berjudul Putri Salju. Dia membaca dengan semangat. Buku fiksi yang bercerita tentang Putri Salju dan Ratu Elvira ini menggambarkan kebaikan yang menang melawan kejahatan.

Pada akhir acara, seluruh peserta membaca nyaring tulisan yang dibuat bersama. Mereka adalah Rena dan Dimas (kelas I) ; Bayu, Popy, Ratna, dan Zinta (kelas 2) ; Fira, Tika, Dian, dan Via (kelas III) ; Lilis (kelas IV) ; Dimas dan Reva (kelas V), dan Anjar (kelas VI).[:en]

taman baca Cunil

Gedhe Foundation menaruh perhatian terhadap generasi sekolah dasar. Pada Minggu (11/10/2015), Editor Content Development Gedhe mendampingi Pelatihan Menulis bagi empat belas siswa sekolah dasar yang domisili di Dusun Cunil, Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.

Gedhe membagi ilmu menulis di Taman Baca KUDI yang dipelopori Apris Nur Rakhmadani. Sebelum menulis, peserta membaca buku yang disukai. Dari buku tersebut, tiga peserta membaca nyaring. Sukarni memandu refleksi dan mencatat hasil refleksi berupa tabel di papan tulis. Setelah selesai, peserta menulis pengalaman membaca tersebut bersama-sama.

Pertama, Anjar (kelas VI) membaca buku berjudul “Aku Bisa Pakai Sepatu”. Dalam buku tersebut, sang tokoh, yaitu Nisa mendapatkan hadiah sepatu dari ayahnya. Dia bergembira, tetapi kakinya sakit saat mencoba sepatu. Setelah diteliti, Nisa memakai sepatu terbalik.

Kedua, Bayu (kenal II) membaca buku berjudul ”Mengenal Allah”. Allah itu Tuhan kita, demikian kesimpulan yang dibacakan Bayu kepada teman-temannya..

Ketiga, Reva (Kelas V) membaca buku berjudul Putri Salju. Dia membaca dengan semangat. Buku fiksi yang bercerita tentang Putri Salju dan Ratu Elvira ini menggambarkan kebaikan yang menang melawan kejahatan.

Pada akhir acara, seluruh peserta membaca nyaring tulisan yang dibuat bersama. Mereka adalah Rena dan Dimas (kelas I) ; Bayu, Popy, Ratna, dan Zinta (kelas 2) ; Fira, Tika, Dian, dan Via (kelas III) ; Lilis (kelas IV) ; Dimas dan Reva (kelas V), dan Anjar (kelas VI).

[:]

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?
YaTidak