Gedhe Nusantara

Desa Melung melakukan pelbagai upaya perlindungan keanekaragaman hayati. Tujuannya untuk menjamin kelestarian mahluk hidup. Desa yang dipimpin Khoirudin ini berharap upaya tersebut mendukung kehidupan ekonomi berbasis pertanian dan kehutanan, serta keberlangsungan sumber daya alam lainnya seperti ketercukupan air bagi kawasan yang yang terhubung dengan daerah aliran sungai (DAS).

Desa Melung yang berada lereng selatan Gunung Slamet memiliki bentang alam yang sangat bernilai tinggi bagi konservasi. Di desa ini, terdapat Elang Jawa, Elang Ular Bido, Elang Hitam, Owa Jawa, Rek-rekan, Lutung Jawa, Monyet Ekor Panjang, dan aneka satwa lainnya.

Desa yang memiliki alamat portal www.melung.desa.id ini melibatkan masyarakan dalam menjaga dan mengamankan satwa liar dalam upaya perlindungan sumber daya alam desa. Mereka menyelenggarakan workshop bagi masyarakat Melung dengan menggandeng Biodiversity Society Purwokerto.

“Kami sudah melaksanakan pendataan, monitoring, sosialisasi pada masyarakat, memasang papan larangan perburuan, penanaman pohon, dan sebagainya,” ujar SB Margino, perangkat Pemdes Melung.

Masih banyak upaya Desa Melung dalam menjaga keanekaragaman hayati. Mari, simak acara Njajah Desa (Njades) Radio Dian Swara (98.2 FM) pada Rabu (03/02/2016) pukul 16.00-17.00 WIB. Selamat mendengarkan![:]

%d blogger menyukai ini: