Gedhe Nusantara
Direktur Gedhe Foundation, Yossy Suparyo (kaos putih) berdiskusi strategi pengembangan koperasi konsumen bersama para pegiat pemberdayaan desa.

Direktur Gedhe Foundation, Yossy Suparyo (kaos putih) berdiskusi strategi pengembangan koperasi konsumen bersama para pegiat pemberdayaan desa.

Yayasan Gedhe Nusantara atau Gedhe Foundation tengah menyiapkan program workshop dan magang untuk mengembangkan koperasi konsumen. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dalam pengelolaan toko ritel. Gedhe Foundation menggandeng Kopkun Institute sebagai fasilitator dan lokasi kegiatan.

Direktur Gedhe Foundation, Yossy Suparyo, menjelaskan workshop dan magang untuk angkatan pertama akan dilaksanakan pada Oktober 2016. Peserta program dibatasi hanya lima desa yang tengah menyiapkan toko ritel sebagai unit bisnis BUM Desa.

“Setiap desa mengirim tiga peserta yang akan dilatih mengenai dasar-dasar koperasi, pengelolaan toko ritel, pengelolaan produk ritel, kasir, penataan gerai/rak, hingga pelaporan bulanan,” ujarnya.

Workshop akan berlangsung selama dua hari, selanjutnya peserta mengikuti program magang selama dua minggu di gerai-gerai Kopkun. Pengetahuan dan pengalaman di atas akan membekali para pegiat BUM Des untuk mengelola toko ritel secara profesional dan menguntungkan. Singkatnya, kegagalan-kegagalan pengembangan unit usaha BUM Des akibat salah urus dapat diminimalisasi.

“Program ini disambut baik oleh para desa. Meski program masih dalam tahap perencanaan, sejumlah kepala desa telah mengajukan permohonan untuk mengirimkan peserta,” lanjutnya.

Desa berharap pengembangan koperasi konsumen ini akan menjadi solusi bagi pemasaran produk warga. Akses pasar bagi produk desa akan membawa kesejahteraan bagi warga desa.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?
YaTidak