Gedhe Nusantara

pemanfaatan drone untuk pemetaan desa di desa dermaji

Sejumlah desa di Kabupaten Banyumas sudah memanfaatkan teknologi drone untuk memetakan wilayah desa. Inisiatif tersebut dipelopori oleh Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir. Kegiatan Pemetaan dilakukan pada 12-14 September 2015 dengan melibatkan unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Karangtaruna, Kader Pemberdayaan Desa, dan PKK.

Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho, mengatakan peta desa yang akurat menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk membuat rencana tata ruang/tata wilayah desa, termasuk dokumen Monografi Desa dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Pencitraan yang dihasilkan drone mampu menunjukkan peta desa yang akurat. Selanjutnya, pemerintah desa akan melengkapi peta itu dengan informasi perencanaan pembangunan desa, seperti tataguna lahan, infrastruktur jalan, sebaran fasilitas umum, letak mata air. Data tersebut menjadi dasar penyusunan RKPDes maupun RPJMDes,” jelas Bayu.

kegiatan pemetaan di desa dermaji banyumas bersama gedhe foundation dan bukapeta

Untuk mewujudkan gagasan tersebut, Pemerintah Desa Dermaji menggandeng Gedhe Foundation dan Bukapeta sebagai mitra strategis. Gedhe Foundation memfasilitasi workshop pemetaan, sementara Bukapeta mengerjakan pencitraan jarak jauh dengan drone, digitasi peta, membangun Sistem Informasi Geografis Desa.

Direktur Bukapeta, Danu Pujiachiri, melihat kegiatan pemetaan sebagai kerja sosial perusahaannya. Bukapeta merupakan lembaga berbentuk perseroan terbatas yang bergerak di dunia pemetaan dan sistem informasi geografis. Danu merasa bangga dapat terlibat dalam program petadesa.

“Awalnya, kegiatan petadesa kita tempatkan sebagai bagian dari aktivitas riset perusahaan. Setelah melihat urgensi dari keberadaan peta desa, kami memutuskan untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai layanan sosial perusahaan,” jelas Danu.

hasil pencitraan jarak jauh wilayah desa dermaji menggunakan drone

Pemerintah Desa Dermaji terlihat antusias mengikuti proses workshop dan pencitraan jarak jauh. Mereka juga berlatih menerbangkan drone pada sesi latihan. Saat pelatihan berlangsung, warga ikut berkerumun untuk melihat, bahkan ada yang mengambil foto selfie sambil memegang pesawat drone.

Selain Desa Dermaji, Desa Karangnangka dan Desa Melung juga melakukan kegiatan serupa. Selain pemetaan, Desa Karangnangka menggunakan drone untuk pembuatan video profil desa. Keberadaan peta desa akan mendukung pembangunan di wilayahnya makin akurat dan tepat sasaran.

%d blogger menyukai ini: