- Evaluasi Pendampingan Koperasi dan Perhutanan Sosial di Desa Sarwadadi Perkuat Kelembagaan Ekonomi dan Pengelolaan Hutan Masyarakat - 23 Februari 2026
- Penyerahan SK Koperasi di Desa Sarwadadi Tandai Berakhirnya Pendampingan dan Penguatan Perhutanan Sosial - 23 Februari 2026
- Perkuat Tata Kelola Lahan, LPHD Sidadadi Belajar Sistem Agroforestry Durian dan Koperasi ke Banyumas - 13 Februari 2026
Berbagai lembaga yang tergabung dalam Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan bertemu untuk merumuskan persiapan program 1000 desa melek Teknologi Informasi. Pertemuan dilaksanakan pada Jumat (7/11) di Gedung Pusa Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada di kawasan Bulaksumur , Yogjakarta.
Selam pertemuan dibahas mengenai berbagai gagasan untuk memperkuat gerakan pemberdayaan desa paska keluarnya Undang-undang Desa. Selain itu dirumuskan berbagai upaya untuk mengawal pelaksanaan UU Desa, serta kinerja Nawacita yang diusung oleh pemerintahan.
Lembaga-lembaga yang terlibat dalam acara ini antara lain PSPK-UGM, Yayasan Gedhe, Rumah Suluh, Pusat Studi Desa, Pemerintah Desa Panggungharjo, Forum Ilmuan Indonesia, Unversitas Janabadra, Universitas Atmajaya Jogjakarta, Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan.
Dalam acara ini hadir sejumlah tokoh yang memiliki perhatian pada isu perdesaan seperti Budiman Sudjatmiko (Wakil Pansus RUU Desa), Dadang Juliantara (Presidium Seknas JOKOWI), Sammy Pangerapan ( Ketua APJII), Hilmar Farid (Budayawan), dan Irman Meilandi (Ketua Dewan Pengawas Yayasan Gedhe).
Pertemuan ini memutuskan untuk mempersiapkan 1000 Desa yang akan mendapat dukungan Sistem Informasi Desa (SID) untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih. 1000 desa itu tersebar di 13 Provinsi dan 137 Kabupaten. Karakteristik desa terbagi dalam zonasi pesisir, lembah, perbukitan, dan pegunungan.


