ARIYANI DIAH RAKHMAWATI
Latest posts by ARIYANI DIAH RAKHMAWATI (see all)

Corona Virus Desease (Covid-19) adalah kelompok virus yang bisa menyebabkan penyakit, baik itu pada manusia maupun pada hewan, pada manusia bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan mulai dari flu biasa sampai penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndroma (MERS) dan syndroma pernafasan akut berat/ Severe Acute Respiratory Syndroma (SARS). Menurut (WHO, 2020) Covid-19 merupakan penyakit menular yang pertama ditemukan di Wuhan Tiongkok pada bulan Desember 2019.

Penyakit Coronavirus telah menjadi pandemi global. Di Indonesia berdasarkan data WHO pada bulan Juli tahun 2020 angka kejadian Covid-19 sebanyak 93.657 orang dengan jumlah penduduk 269.603.400 jiwa, berada pada urutan 24 dari 216 negara di dunia yang terinfeksi Covid-19. Data Satgas covid Selasa (19/1/2021), menunjukkan, total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 927.380. Jumlah tersebut didapatkan setelah ada penambahan sebanyak 10.365 kasus. Sementara, total kasus sembuh mencapai 753.948 setelah bertambah 8.013 orang, dan jumlah kasus kematian akibat Covid-19 sampai saat ini mencapai 26.590 orang.

Menurut WHO (2020) cara penyebaran virus Covid-19 bisa melalui udara dengan cara Penyebaran virus Covid-19 melalui droplet pada saat bersin, batuk, berbicara, bernyanyi, hingga bernafas. Saat melakukan hal- hal tersebut udara yang keluar dari mulut dan hidung mengeluarkan partikel kecil atau aerosol dalam jarak dekat. Cara penyebaran kedua yaitu melalui udara yaitu partikel-partikel kecil yang melayang diudara. Cara penyebaran ketiga melalui permukaan yang terkontaminasi yang terjadi jika seorang menyentuh permukaan yang sudah terkontaminasi virus misalnya pada saat batuk atau bersin. Cara penyebaran selanjutnya dapat melalui Fecal Oral atau limbah manusia, melalui darah, dari ibu ke anak, dari hewan ke manusia dan kelompok orang yang paling rentan terhadap virus Covid-19.

Tanda dan gejala tiap orang yang terinfeksi virus covid-19 berbeda-beda, bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Covid-19 (WHO, 2020). Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Covid-19 yaitu demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius), batuk kering, dan sesak nafas. Gejala lain dapat muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah penderita terpapar virus covid-19 diantaranya diare, sakit kepala, konjungtivitis, hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau, ruam di kulit.

Penyakit covid-19 dapat dicegah diantaranya yaitu dengan pengetahuan dan kepatuhan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit Covid-19. Pelaksanaan pencegahan dan mitigasi yang merupakan kunci dalam penerapan di pelayanan kesehatan dan masyarakat. Langkah pencegahan paling efektif di masyarakat yang meliputi: melakukan kebersihan tangan menggunakan dengan menggunakan hand sanitizer jika tangan tidak terlihat kotor maupun cuci tangan dengan sabun jika tangan terlihat kotor, menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, melakukan penerapan etika batuk atau bersin dengan menutup hidung dan mulut dengan lengan atas bagian dalam atau tisu, kemudian membuang tisu ke tempat sampah, menggunakan masker medis jika memiliki gejala pernapasan dan melakukan kebersihan tangan setelah membuang masker, kemudian menjaga jarak (minimal 1 meter) dari orang yang mengalami gejala gangguan pernapasan (Kemenkes RI, 2020)

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa Covid-19 adalah penyakit menular yang menyebabkan infeksi saluran pernafasan mulai dari flu biasa sampai penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndroma (MERS) dan syndroma pernafasan akut berat/ Severe Acute Respiratory Syndroma (SARS). Upaya pencegahan dan penularan covid-19 dapat dilakukan dengan cara cara melakukan cuci tangan dengan sabun atau hand saniter, menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, menerapkan tehnik batuk dan bersin yang betul menurut Kesehatan, menggunakan masker yang sesuai menurut kesehatan, dan mencuci tangan setelah membuang masker, menjaga jarak minimal 1 meter.

Daftar Rujukan

  • RI, Kementerian Kesehatan. 2020. “Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi COVID-19.” Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: 75. https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/Coronavirus/DOKUMEN_RESMI_Pedoman_Kesiapsiagaan_nCoV_Indonesia_28 Jan 2020.pdf.
  • WHO. (2020). Coronavirus. https://www.who.int/westernpacific/health-topics/coronavirus
Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?
YaTidak