Kamus Basa Banyumasan

kamus banyumasan

“Pengembangan aplikasi Kamus Bahasa Banyumas merupakan kerja besar peradaban. Aplikasi ini akan menjadi media belajar bahasa bagi genarasi muda di Banyumas.” (Ahmad Tohari)

“Aplikasi Kamus Bahasa Banyumas dikembangkan dalam platform teknologi telepon pintar sehingga para penggunanya bisa mempelajari dan mempergunakan kamus cukup lewat gadget mereka.” (Yossy Suparyo)

[su_tabs][su_tab title=”Deskripsi“]

Aplikasi Kamus Bahasa Banyumas merupakan kerja kolaborasi antara Gedhe Foundation, Ahmad Tohari, dan Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Banyumas bagi masyarakat Banyumas dan umum melalui aplikasi telepon pintar berbasis Android.

Aplikasi dikembangkan dalam bahasa pemrograman Java melalui piranti penyunting Android Studio. Ukuran aplikasi itu sangat ringan hanya 2 MB dan dapat dipasang di gadget spesifikasi rendah. Aplikasi kamus dapat berjalan di Android 4.0 ICS (Ice Cream Sandwich) ke atas dengan minimal RAM 512 MB. Tampilan antarmuka aplikasi juga responsif mengikuti ukuran layar ponsel.

Data On Device Research (2015) menyebutkan, pengguna internet di Indonesia mencapai 74,6 juta. Uniknya, 62 prosen dari pengguna internet mengakses internet melalui ponsel. Tren itu terus meningkat seiring dengan harga ponsel pintar yang semakin terjangkau oleh semua kalangan. Sebagian besar pengguna ponsel pintar itu menggunakan OS Android. Sebaran pengguna cukup merata dari segi umur, baik usia muda maupun dewasa.

Bahasa Banyumas

Bahasa Banyumas, merupakan bahasa yang digunakan sekitar enam juta warga yang tinggal di daerah eks-karisidenan Banyumas. Wilayah itu, terletak di bagian barat Provinsi Jawa Tengah yang mengitari Gunung Slamet dan Sungai Serayu, meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Fasilitas Kamus

  • Mesin Pencari. Pengguna dapat mencari kata dan artinya melalui mesin pencari yang menjadi fitur utama aplikasi. Kamus ini juga memberikan contoh-contoh penggunaan kata dalam sebuah kalimat.
  • Suara. Pengguna kamus dapat mendengarkan bunyi dan intonasi kata. Pengguna dapat menirukan pelafazan kata dalam bahasa banyumasan. Kamus ini cocok digunakan masyarakat dari luar Banyumas yang ingin belajar
  • Tambah Kata. Pengguna dapat menyumbang kata baru yang belum ada dalam direktori kamus. Pengguna cukup mengisi kata beserta artinya dalam formulir yang disediakan oleh aplikasi itu.
  • Berbagi. Pengguna dapat berbagi pengalaman mereka menggunakan kamus melalui media sosial, seperti twitter, facebook, gplus, instagram, dan lainnya.

[/su_tab][su_tab title=”Instalasi“]
Untuk memasang aplikasi Kamus Basa Banyumasan maka dilakukan tahapan sebagai berikut:

  • Cari fitur Google Playstore dalam ponsel Anda, lalu Klik
  • Ketik “Kamus Basa Banyumasan” dalam mesin pencari aplikasi di Playstore
  • Instal aplikasi dengan klik fitur Pasang
  • Setelah selesai proses instalasi, maka klik fitur Buka
  • Kamus Basa Banyumasan siap digunakan

[/su_tab][su_tab title=”Screenshot“]

screenshot kamus bahasa banyumas 1Screenshot kamus bahasa banyumas 2Screenshot kamus bahasa banyumas 3Screenshot kamus bahasa banyumas 4

[/su_tab][su_tab title=”Terbaru“]
Versi 1.0 Alpha
– Perbaikan Kutu Suara
– Perbaikan Ukuran Tablet10″
[/su_tab][su_tab title=”Statistik“]
[/su_tab][su_tab title=”Donasi“]
Untuk mendukung pengembangan aplikasi ini Anda bisa berdonasi melalui:

BRI Unit Karanglewas
Nomor : 3111-01-025411-53-9
a.n. Yayasan Gedhe Nusantara

Kami akan melaporkan rincian pemasukan dan pengeluaran secara rutin secara online sehingga akuntabilitas pengelolaan dana bisa dipantau oleh publik. Terimakasih
[/su_tab][su_tab title=”Pengembang“]
Aplikasi ini dikembangkan oleh Yayasan Gedhe Nusantara (Gedhe Foundation)

Tim Ahli: Ahmad Tohari, Rustin Harwanti, Yossy Suparyo
Tim Pengembang: M Arya Rizki (Koordinator), Pri Anthon Subardio, Sukarni, Chusnul Chotimah
Dokumentasi/Publikasi: Supriyanto, Pradna Paramitha
Sukarelawan: Siska Kurnia Andi Murdiati, Rina Purnama, Tati Tia Surati, Saring Supandoyo, Azhar Maulana Magribi Sidiq, Nurul Anissah, Muhammad Ayik Sugama, Taman Ilmu Bumi Nusantara, MTs Muhammadiyah Wangon

[/su_tab][/su_tabs]