- Gedhe Nusantara Luncurkan 1.000 Katalog Inovasi Desa untuk Percepatan Pembangunan Nasional - 7 Januari 2026
- Cegah Kegagalan Usaha Rintisan, Gedhe Nusantara Matangkan Program Inkubasi Bisnis Perhutanan Sosial - 27 Desember 2025
- Perkuat Kesiapan Perhutanan Sosial, LPHD Sidadadi Ikuti Pelatihan Penyusunan RKPS dan Penataan Areal - 9 Desember 2025
Gedhe Nusantara secara resmi mempersembahkan 1000 katalog inovasi desa sebagai sumber rujukan utama bagi pemerintah desa di seluruh Indonesia. Inisiatif besar ini bertujuan untuk memperkuat perencanaan pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat berbasis bukti nyata. Katalog ini merangkum berbagai dokumentasi praktik baik yang telah berhasil diterapkan oleh berbagai desa dalam menyelesaikan permasalahan lokal maupun menciptakan terobosan kreatif.
Direktur Gedhe Nusantara, Yossy Suparyo, menyatakan bahwa ribuan inovasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan konsistensi lembaganya dalam mendokumentasikan gerakan desa sejak tahun 2018. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan manajemen pengetahuan (knowledge management) untuk memperpendek jarak informasi antarwilayah. Gedhe Nusantara percaya bahwa kunci kemajuan desa terletak pada kemampuan mereka dalam mengelola pengetahuan dan pengalaman.
Setiap entri dalam katalog inovasi ini disusun secara sistematis agar mudah dipahami oleh perangkat desa dan masyarakat umum. Pengguna dapat menemukan deskripsi naratif yang mendalam, video pembelajaran yang inspiratif, serta informasi lokasi yang akurat. Selain itu, sistem ini menyediakan kontak langsung para inovator untuk memfasilitasi komunikasi dan transfer pengetahuan lebih lanjut.
Katalog inovasi ini mencakup beragam sektor penting, mulai dari tata kelola pemerintahan digital, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan ekonomi kreatif melalui BUMDes. Kehadiran dokumentasi ini menjawab tantangan nyata yang sering dihadapi desa, seperti keterbatasan referensi saat menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Kini, desa memiliki pustaka digital yang kaya akan solusi praktis yang sudah teruji di lapangan.
Yossy Suparyo berharap kehadiran katalog ini memudahkan pemerintah desa dalam merencanakan program-program pembangunan yang lebih berdampak. Desa tidak perlu lagi memulai segala sesuatunya dari nol karena mereka bisa mereplikasi atau melakukan peningkatan skala (scale-up) terhadap praktik baik yang sudah ada. Strategi replikasi ini dinilai jauh lebih efisien dari sisi waktu maupun penggunaan anggaran desa.
Pemerintah desa dan kader pemberdayaan dapat mengakses seluruh katalog inovasi ini secara cuma-cuma melalui laman Sistem Dokumentasi Inovasi Desa di https://inovasi.web.id. Akses gratis ini merupakan bentuk komitmen Gedhe Nusantara untuk memastikan pemerataan pengetahuan hingga ke pelosok negeri. Platform tersebut didesain secara interaktif agar dapat diakses baik melalui perangkat komputer maupun ponsel pintar.
Lebih lanjut, Yossy mengajak seluruh desa di Indonesia untuk terlibat aktif dalam tradisi berbagi inspirasi ini. Ia mendorong para pemimpin desa untuk tidak ragu mengirimkan pengalaman unik mereka dalam menyelesaikan persoalan di wilayah masing-masing. Kontribusi dari desa-desa akan memperkaya khazanah inovasi nusantara dan membantu desa lain yang mungkin menghadapi kendala serupa.
Melalui gerakan dokumentasi ini, Gedhe Nusantara optimistis akan muncul gelombang inovasi baru yang lebih masif di tingkat akar rumput. Semangat berbagi pengetahuan diharapkan menjadi budaya baru dalam ekosistem pembangunan desa di Indonesia. Dengan saling belajar, desa-desa di Indonesia dapat tumbuh bersama menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang tangguh demi kemajuan bangsa.

