Gedhe Nusantara

Desa-desa dalam lingkar kerja Gerakan Desa Membangun (GDM) mengunggah beragam agenda desa dalam memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-70. Mereka mengunggah agenda tersebut dalam portal desa.

Panitia peringatan HUT RI Desa Dermaji (dermaji.desa.id) menggelar berbagai kegiatan, yaitu upacara pengibaran bendera, karnaval, kompetisi sepak bola dan bola voli antar-Rw, serta lomba-lomba pada hari-H).

Pewarta Desa Cingebul (cingebul.desa.id) pun menulis tentang perlombaan Agustusan, yaitu perlombaan anak-anak, dewasa, dan ibu-ibu penggerak PKK. Mereka juga menggelar acara malam tirakatan, upacara pengibaran bendera, karnaval, dan panggung hiburan rakyat seni kuda kepang (ebeg).

Desa Kalibagor menggelar Pemilihan Kepala Rt secara langsung. Mereka menyebutnya sebagai Pilkaret. Dalam kalibagor.desa.id, Sumanto selaku pewarta Desa Kalibagor menulis pilkaret diselenggarakan setelah 32 tahun, Rasdi menjadi Ketua Rt. Ketua Rt terpilih akan dilantik pada malam tirakatan.

Gedhe Foundation memilih tulisan tentang “Togog Pancasila” yang ditulis Musabiyanto Pewarta Desa Wlahar Wetan untuk rubrik Britane Inyong di Harian Satelit Pos. Setiap Sabtu, pewarta desa memiliki akses untuk menulis di Satelit Pos. “Togog Pancasila” adalah gapura bercat merah putih sejak tahun 1945. Hingga saat ini, warga Desa Wlahar Wetan selalu memasang “Togog Pancasila” pada bulan Agustus.

Selain menulis, pegiat desa juga bersiaran di Radio Dian Swara. Pada siaran Kamis (13/08/2015), Sri Hartuti (Desa Beji) dan Sugiyarto (Desa Pandak) berbincang tentang tema “Salam Merdesa (Merdeka dari Desa). Di Desa Beji, warganya guyup rukun, mereka ringan hati memberikan makanan pada malam tirakatan.

Sugiyarto yang biasa dipanggil Kang Gatto ini berharap warga desa harus merdeka, termasuk dalam mengakses pupuk. “Merdeka itu salah satunya adalah merdeka dalam mendapatkan pupuk untuk kelangsungan pertanian,” ujar Kaur Umum Desa Pandak ini.

%d blogger menyukai ini: