Yossy Suparyo
Ikuti:

ahmad tohari budayawan banyumas penulis novel ronggeng dukuh paruk

Budayawan Banyumas, Ahmad Tohari, berpandangan pengembangan aplikasi Kamus Bahasa Banyumas merupakan kerja besar peradaban. Aplikasi ini akan menjadi media belajar bahasa bagi genarasi muda di Banyumas. Baginya, pengembangan aplikasi Kamus Bahasa Banyumas semestinya mendapat dukungan dari banyak pihak.

Hal itu disampaikan Ahmad Tohari saat menerima Tim Pengembang Gedhe Foundation, Yossy Suparyo dan M Arya Rizki, di kediamannya di Desa Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Kamis (22/10). Dia berharap aplikasi tersebut segera terwujud sehingga menjadi salah satu ikon kebanggaan Banyumas.

Aplikasi Kamus Bahasa Banyumas tengah dikembangkan platform Android. Kamus ini berisi daftar kosakata Banyumas dan artinya dalam Bahasa Indonesia. Kamus ini juga dilengkapi fasilitas suara sehingga pengguna bisa belajar cara pengucapan kata dan intonasi bunyinya. Pengembangan aplikasi dilakukan oleh Tim Pengembang Gedhe Foundation yang bekerja dalam supervisi penulis novel Ronggeng Dukuh Paruk itu.

Selain berbicara soal kamus, Tohari juga berbagi pengalamannya mengikuti Pameran Buku di Frankfurt, Jerman. Tohari merasa bangga karena sejumlah pakar dan ahli bahasa di Jerman menempatkan bahasa Banyumas sebagai pokok kajian utama.

%d blogger menyukai ini: